Indragiri Hulu, Riau, 2 September 2026 – Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, berkolaborasi dengan Earthworm Foundation dalam menyelenggarakan kegiatan Kick Off Penapisan Nilai Konservasi Tinggi (NKT)-Stok Karbon Tinggi (SKT). Inisiatif ini menjadi langkah awal untuk memperkuat pengelolaan lanskap yang berkelanjutan di Indragiri Hulu.
Proses penapisan ini memberikan gambaran awal mengenai area yang berpotensi memiliki nilai konservasi dan stok karbon penting, sekaligus membangun dasar informasi yang dapat mendukung pengambilan keputusan terkait pengelolaan, perlindungan, dan pembangunan di wilayah tersebut.
Sekitar 87 perwakilan dari pemerintah daerah, perusahaan, organisasi masyarakat sipil, koperasi petani kecil, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya turut berpartisipasi dalam kegiatan Kick Off Penapisan NKT-SKT. Kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun pemahaman bersama mengenai pendekatan penapisan sekaligus mengidentifikasi data, informasi, dan bentuk kolaborasi yang dibutuhkan untuk mendukung implementasinya.
Dalam sambutannya, Dean Affandi, Ketua Program Lapangan Earthworm Foundation Indonesia, menyampaikan, "Kita membutuhkan strategi pengelolaan yang sistemis, berbasis data spasial yang akurat, dan didukung oleh kesepahaman seluruh pihak. Di sinilah letak urgensi dan relevansi dari inisiatif yang kita mulai hari ini. Keberhasilan proses ini sangat bergantung pada keterbukaan, masukan, data lokal, dan komitmen dari seluruh pihak yang terlibat,”
Ekspansi perkebunan kelapa sawit, Hutan Tanaman Industri (HTI), dan berbagai aktivitas pemanfaatan lahan lainnya telah berkontribusi terhadap perekonomian daerah dan penghidupan masyarakat. Namun, perubahan penggunaan lahan juga dapat memberikan tekanan terhadap hutan alam, serta kondisi sosial dan ekologi di tingkat lokal. Kondisi ini semakin menegaskan pentingnya mempertimbangkan keberadaan kawasan yang memiliki nilai ekologis, sosial, budaya, dan karbon penting dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan lahan.
Elpahri Adha, Kepala DLHKP Indragiri Hulu, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan setiap proses pembangunan memiliki pijakan yang kuat, tidak hanya dari sisi ekonomi dan sosial, tetapi juga dari sisi keberlanjutan lingkungan.
“Kita tidak ingin pembangunan berjalan dengan mengabaikan nilai-nilai lingkungan yang ada. Kita perlu memastikan pembangunan dapat berjalan dengan tetap menjaga kekayaan alam, mempertahankan fungsi ekosistem, serta memberikan manfaat bagi masyarakat”, tambahnya.
Pentingnya pendekatan berbasis sains dalam mendukung pengelolaan lanskap juga disampaikan oleh Suyono, Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi Umum Indragiri Hulu.
“Melalui momentum Kick Off Penapisan NKT-SKT ini, kita mengambil langkah penting dalam memetakan dan mengidentifikasi kawasan-kawasan yang memiliki nilai ekologis penting, keanekaragaman hayati tinggi, serta stok karbon yang signifikan di wilayah Indragiri Hulu. Pendekatan NKT-SKT dapat menjadi salah satu landasan berbasis sains yang penting dalam merumuskan perencanaan tata ruang dan pembangunan, perlindungan lingkungan, serta peningkatan daya saing ekonomi”, ujarnya.
Data, pengetahuan, dan tanggung jawab terkait kondisi lanskap tersebar di antara pemerintah, perusahaan, masyarakat, organisasi masyarakat sipil dan akademisi. Menggabungkan berbagai perspektif tersebut menjadi penting untuk membangun pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai lanskap dan mendukung proses penapisan penapisan NKT-SKT.
Yadi Kuswandana, Manajer Pendukung Lapangan Earthworm Foundation Indonesia, menjelaskan bahwa penapisan NKT-SKT dapat membantu mengidentifikasi prioritas perlindungan, pengelolaan, dan pemantauan, sekaligus mendukung perencanaan pembangunan dan pemanfaatan lahan yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.
“Hasil proses ini diharapkan dapat menjadi salah satu dasar ilmiah dalam mendukung penyusunan regulasi terkait, serta membantu menentukan prioritas untuk proses verifikasi dan kajian lebih lanjut. Namun, hasil penapisan bukan merupakan penetapan akhir atas kawasan NKT-SKT, melainkan menjadi pijakan bagi para pihak untuk menentukan langkah tindak lanjut yang tepat dan sesuai,” tambahnya.
Hasil penapisan diharapkan dapat menjadi salah satu dasar dalam mendorong pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab di Kabupaten Indragiri Hulu, termasuk perlindungan hutan dan gambut, konservasi keanekaragaman hayati, pengembangan kelapa sawit berkelanjutan, serta pengelolaan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang bertanggung jawab dan sejalan dengan prinsip Tanpa Deforestasi, Tanpa Gambut, Tanpa Eksploitasi (No Deforestation, No Peat and No Exploitation/NDPE).
Dengan membangun basis data dan informasi yang lebih kuat serta dapat digunakan bersama, inisiatif ini diharpkan dapat memperkuat kolaborasi para pihak dalam mengelola dan mengembangkan lanskap Indragiri Hulu yang lebih berkelanjutan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari aksi kolektif yang lebih luas, yaitu program lanskap Riau yang dikelola oleh Earthworm Foundation, yang didukung secara finansial oleh Barry, Callebaut, Clariant, Colgate, Givaudan, Kenvue, LVMH, Nestlé, PZ Cussons, Reckitt, Target, Walmart Foundation, serta diperkuat melalui keterlibatan masyarakat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lokal lainnya.
****
Kontak Media
Novaeny Wulandari, Senior Regional Communications Officer, Earthworm Foundation n.wulandari@earthworm.org
Tentang Earthworm Foundation
Earthworm Foundation adalah organisasi nirlaba berorientasi pada dampak yang bekerja dengan dunia usaha, masyarakat sipil, komunitas, pemerintah, dan mitra lainnya untuk mengatasi permasalahan lingkungan dan sosial pada wilayah bentang alam pengadaan dan rantai pasok. Dengan keahlian dalam rantai suplai, isu sosial dan lingkungan, Earthworm beroperasi di beberapa wilayah untuk memperbaiki kondisi pekerja, melindungi hutan, dan memperbaiki ekosistem yang terdampak oleh kelapa sawit, karet, kakao, dan komoditas lainnya. Di Indonesia, Earthworm beroperasi melalui organisasi afiliasi, Yayasan Hutan Tropis. Informasi lebih lanjut mengenai Earthworm Foundation dapat diakses di earthworm.org.